Senin, 31 Januari 2011

Rumahnya Miring

miring

Sudah lama aku memperhatikan rumah ortu yang bagian belakang.. perasaan miring ke selatan, kayaknya bentar lagi roboh tuh,..//// pengen mbantu mbenerin tapi belum bisa, belum cukup duitnya.
Sebenarnya anaknya sih sudah gedhe-gedhe, Cuma baru merintis kerja untuk masa depan, belum ada yang mapan. Kebetulan anaknya tinggi-tinggi jadi kalo pada lewat pintu belakang pada nunduk semua… rumahnya yang kurang tinggi or orangnya yang
Ketinggian:-D…

Kalo diliat-liat rumah itu layak untuk dikasih bantuan dari pemerintah, tapi kenapa harus minta pemerintah? Pemerintah yang kaya raya aja masih kurang, buktinya masih pada korupsi duit rakyat… ngga malu pak… liatlah rakyatmu wahai pemerintah…!!!!!! masih banyak yg menderita dan tertindas oleh perekonomian yang morat marit.
rumah bagian belakang (dapur)



3 komentar:

  1. Mbak Aisah, masih bersyukur ada rumah. Saya ini kehilangan rumah, sudah ngrenovasi banyak sampai jutaan, diaku-aku sama orang lain saya gak berhak lagi.

    Punya keinginan merenovasi? Saran saya, berdoa dengan berprasangka baik pada Allah. Memperbanyak sedekah semampunya. Insya Allah urusan akan dimudahkan Allah.

    Nanti kalo dibetulin, ditulis lagi sebagai rasa syukur pada Allah ya

    BalasHapus
  2. memang kita hrs sering-sering bersyukur....

    BalasHapus
  3. tulisan yang bagus
    makasih ya udah share..\
    kunjungi jg bahan bacaan saya :
    jurnal

    ekonomi andalas

    BalasHapus

silahkan berkomentar, tapi yg baik-baik ya!!!!